Mata kuliah Prodi Ahwal as Syaksyiyyah dengan kode AS

deskripsi mata kuliah fikih Jinayah

Tujuan Pembelajaran Umum :

  1. Memiliki pengetahuan tentang KUHAP, pengertian dan asas-asas hukum acara pidana
  2. Memahami berbagai proses dan tahapan perkara pidana mulai dari tahap penyidikan hingga pelaksanaan putusan pengadilan serta berbagai upaya hukum yang tersedia.
  3. Trampil dalam beracara di Pengadilan
  4. Memiliki komitmen terhadap penegakan supremasi hukum
  1. Mahasiswa memiliki pengetahuan tentang aspek – aspek Sejarah al-Qur’an, Rasma al-Qur’an, I’jaz al-Qur’an, Qira’ah al-Qur’an, Asbab an Nuzul, Al-Makki wa al-Madani, Naskh al-Qur’an, al Munasabah, mukhtamat wa al-mutsyabihat.
  2. Mahasiswa dapat menerangkan tentang ayat – ayat yang dapat dijadikan dalil dengan tepat sesuai dengan kondisinya.
  3. Mahasiswa dapat mengkategorisasikan ayat – ayat yang muhkamat dan mutsyabihat sesuai dengan aliran – aliran yang ada.
  4. Mahasiswa dapat membandingkan antara pendekatan yang digunakan oleh mufasir yang satu dan pendekatan yang diterapkan mufassir yang lain.
  5. Mahasiswa dapat menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an dengan dispilin ilmu yang didalamnya.
  1. Mahasiswa dapat memahami dan mengerti luas baik secara aktual dan kontekstual mengenai ruang lingkup hukum acara baik dari segi teori dan praktik. Diharapkan mahasiswa dapat memberikan uraian yang berimbang secara argumentatif dan proporsional antara teori dan praktik, serta berwawasan akademis dan praktis. Sehingga mahasiswa dapat ikut mewujudkan tegaknya proses pemeriksaan dan peradilan yang jujur.
  2. Mahasiswa dapat memahami tentang hukum acara perdata dan dapat menguraikan tentang bagaimana  menggunakan peraturan-peraturan hukum acara perdata yang berlaku di Indonesia.
  3. Mahasiswa dapat mengetahui landasan yang teoritis dan sistematis tentang bagaimana praktik pada peradilan  tingkat pertama di pengadilan  negeri.
  4. Mahasiswa dapat memahami dan mengkaji uraian teoritis yang memberi dasar akademik dan pengetauan  tentang  putusan-putusan peradilan tingkat pertama di pengadilan  negeri.