Al-Qur`an merupakan kitab suci umat Islam yang berfungsi sebagai petunjuk bagi manusia dalam mengarahkan kehidupannya. Secara garis besar al-Qur`an mengandung ajaran tentang aqidah, syariah, dan akhlak. Untuk dapat memahami, dan menafsirkan al-Qur`an tidak cukup dengan hanya berbekal pengetahuan bahasa Arab, melainkan dibutuhkan berbagai macam ilmu guna untuk mengungkap makna yang terkandung dalam al-Qur’an, yang di antaranya adalah dengan Ulumul-Qur’an. Denga demikian, Ulūmul-Qur’ān adalah ilmu yang urgen dalam studi Islam. Dengan ilmu ini dapat membantu untuk membaca dan memahami kandungan al-Qur`an, serta mengungkap hikmah disyari’atkannya suatu aturan yang pada gilirannya dapat menghayati dan mengamalkan ajarannya. Juga, dengan ilmu ini akan diketahui segala ihwal al-Qur’an sejak diturunkannya hingga saat ini. Ilmu ini juga dapat dijadikan senjata untuk berargumentasi atau melawan persepsi kalangan yang tidak simpati terhadap Islam. Tak dapat dipungkiri bahwa Ulumul-Qur`an sebagai salah satu metode untuk memahami al-Qur`an, tentunya mempunyai keterkaiatn dengan studi keislaman lainnya. Hal ini karena seluruh setudi keislaman selalu diupayakan ada rujukannya dalam al-Qur’an, baik secara tersurat dan atau secara tersirat. Dalam Ulumul-Qur`an dibahas tentang ilmu-ilmu yang berkaitan dengan al-Qur`’an. Di antaranya adalah dari aspek sejarahnya seperti pengumpulannya, penulisannya, sebab turunnya, Makkiyah dan Madaniyahnya, serta nashk-mansūkh-nya. Juga, dibahas tentang ilmu-ilmu Qirā’ah al-Qur’an, I’jāz al-Qur’an, al-Munāsabah. muĥkamāt dan mutasyābihāt, tarjamah, tafsīr, ta`wīl, dan ragam metode tafsir al-Qur`an. Seluuh ilmu tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu mahasiawa untuk memahami dan menafsirkan al-Qu`an.

Mata kuliah ini diharapkan dapat memberikan modal bekal pengetahuan dan ketrampilan.

Matakuliah warisan budaya dan masyarakat ini merupakan matakuliah yang memberikan pengetahuan dasar kepada mahasiswa untuk memahami dan menghormati budaya di Nusantara yang memiliki nilai luhur dan masih kontekstual dengan kehidupan masa sekarang. Mahasiswa Prodi Sejarah Kebudayaan Islam penting untuk mengenali setiap kearifan lokal yang ada di daerah masing-masing sebagai bagian dari edukasi bagi generasi di masa sekarang.